PIKIRANRAKYAT.CO – Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dipastikan akan menjadi pusat perhatian nasional hari ini, Jumat (12/6). Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh fakultas Universitas Indonesia (UI) siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran mulai pukul 10.00 WIB.

​Aksi ini diperkirakan akan melumpuhkan jantung ibu kota dengan estimasi massa mencapai 1.500 peserta. Tidak bergerak sendirian, gelombang jas almamater kuning UI ini juga akan diperkuat oleh solidaritas mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Suara Murni Rakyat, Bersih dari Titipan Politik

​Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menegaskan bahwa aksi ini adalah murni gerakan moral dan akademis yang lahir dari keresahan masyarakat bawah. Lima poin tuntutan yang dibawa merupakan hasil konsolidasi matang seluruh BEM fakultas di UI.

​“Jadi ada lima pokok tuntutan kami besok (hari ini). Sudah dirangkum berdasarkan konsolidasi BEM seluruh fakultas di UI,” ujar Dimas dalam keterangannya, Kamis (11/6).

​Dimas juga mengundang seluruh elemen masyarakat yang merasakan keresahan yang sama untuk merapatkan barisan di Bundaran HI. Ia menjamin gerakan ini independen dan steril dari kepentingan politik praktis.

​“Tidak menutup atau memberikan batasan. Di samping itu kita tidak tergabung atau terafiliasi dengan massa mana pun,” tegas Dimas.

Rapor Merah untuk Pemerintah: 5 Tuntutan Utama

​Dalam aksi hari ini, massa aksi akan menyuarakan lima poin krusial yang dinilai menjadi potret kegagalan kebijakan pemerintah saat ini:

  • Hentikan Pemborosan APBN: Mendesak efisiensi anggaran negara di tengah himpitan ekonomi.
  • Turunkan Harga Kebutuhan Pokok & BBM: Menuntut solusi nyata atas melambungnya harga pangan dan energi yang mencekik rakyat.
  • Hentikan Program MBG & Koperasi Desa Merah Putih: Meminta penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai tidak efektif.
  • Hentikan Militerisme di Ranah Sipil: Menolak segala bentuk intimidasi dan pelibatan militer dalam ruang-ruang sipil demi menjaga demokrasi.
  • Akui Kesalahan, Berhenti Mengelak! Mendesak pemerintah untuk bersikap ksatria mengakui kegagalan kebijakan dan berhenti melemparkan narasi pengalihan isu.

Imbauan Publik

​Mengingat jumlah massa yang masif, masyarakat yang akan melintasi kawasan Jalan MH Thamrin dan Bundaran HI diimbau untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas atau mencari rute alternatif mulai pukul 10.00 WIB pagi ini.

​Gerakan hari ini diprediksi akan viral di media sosial dengan tagar gerakan mahasiswa yang kembali bangkit menuntut keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.(red)